Sumber Berita
May 10, 2020
cara mendapatkan sumber berita paling ideal
Ketika saya pertama kali mendengar pertanyaan “Apa
itu berita?” dalam mata kuliah jurnalistik, saya berpikir bahwa sejak kecil hingga saat ini, saya sudah familiar
dengan sebuah berita yang tersiar baik melalui radio ataupun televisi. Nyatanya,
kemajuan teknologi membuat segala sesuatu mengalami perubahan. Segala sesuatu
menjadi lebih mudah tak terkecuali bagaimana fenonema-fenomena atau
kejadian-kejadian yang sedang terjadi di penjuru Negeri dapat kita ketahui
dengan mudah melalui siaran berita.
Namun apakah teman-teman pernah berpikir bagaimana
sebuah berita dapat menjadi berita jika sebuah berita tidak dapat datang dengan
sendirinya? Lantas bagaimana cara mendapatkan sumber berita
yang paling ideal?
sejatinya bagi seorang pencari berita, sudah seharusnya untuk mencari serta menemukan suatu peristiwa atau kejadian terkini yang dapat menarik perhatian masyarakat sehingga berita tersebut memiliki nilai dan dilihat oleh banyak orang. selain itu seorang wartawan, koresponden atau pelapor harus jeli menagkap fenomena di sekelilingnya untuk dijadikan bahan pemberitaan.
Berikut ini merupakan cara bagaimana mendaptkan sumber berita yang paling ideal:
Sumber ini paling meyakinkan para konsumen berita, karena para jurnalis mengamati secara langsung peristiwa yang terjadi. Terdapat kepercayaan yang besar dari perusahaan media dan konsumen kepada para jurnalis dalam menghimpun fakta melalui observasi.
2. Sistem Beat
Sistem beat ini merupakan sistem yang dilakukan dengan cara mengarahkan para jurnalis untuk memegang bidang tertentu. . Pembagian ini bisa berdasarkan wilayah atau bidang-bidang dalam suatu media, contohnya bidang politik, hukum, olahraga, entertainment, metropolitan, atau ekonomi. Bahkan, dari bidang-bidang tersebut bisa diperkecil lagi, misalkan ada yang khusus menjaga pos Istana Negara, kantor KPK, markas Polda Metro Jaya, ataupun markas Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Dalam sistem beat, sebelum deadline
reporter sudah harus menghubungi juru bicara beat, baik via telepon atau
bertemu langsung untuk menanyakan informasi, selain itu karena sistem beat ini
bisa dikatakan bersifat "mangkal" maka para jurnalis ataupun repoter harus berusaha mengembangkan hubungan
hangat dengan juru bicara sehingga bisa mendapatkan informasi dengan mudah dan
lengkap.
Cara lain mendapatkan berita adalah
dengan mengikuti konferensi pers yang biasanya dilakukan oleh staf Humas / PR.
Dalam konferensi pers, biasanya sudah disediakan informasi yang diperlukan.
Namun sifatnya umum dan kurang
terkandung nilai berita. Untuk mendalaminya, wartawan harus menggali dari
sumber lain.
Dalam mendapatkan informasi untuk berita, kita dapat bertanya langsung kepada narasumber, narasumber seperti saksi mata, kerabat korban, atau seseorang yang bersangkutan dengan berita tersebut. Narasumber sendiri tidak harus berupa manusia, melainkan dapat berupa catatan, dokumen, referensi, buku, kliping, dan lain sebagainya yang disebut sebagai physical sources.
Tidak jauh berbeda dengan Konfrensi pers, wawancara sendiri dapat menjadi sumber berita yang ideal dengan cara melakukan sebuah komunikasi dengan pihak-pihak yang bersangkutan, baik secara langsung seperti tatap muka atau dengan melakukan komunikasi secara tidak langsung seperti melaui telepon, atau video call.
6.
Kemajuan teknologi sudah sangat membantu para jurnalis dalam membuat berita maupun artikel, pasalanya adanya sosial media membuat siapa saja secara sengaja maupun tidak sengaja merekam peristiwa-peristiwa menarik yang sedang terjadi dimanapun, sehingga para jurnalis lebih mudah untuk mencari tahu peristiwa tersebut, tentunya para jurnalis harus rajin berselancar kedalam media sosial terutama akun-akun yang memang terkenal dalam menyebarakan sebuah peristiwa-peristiwa terkini. maka internet dapat dijadikan salah satu sumber berita yang ideal.
Teman-teman 6 poin diatas merupakan cara dalam mendapatkan
sumber berita yang paling ideal, namun meskipun demikian sebuah berita tentu
dapat berasal dari mana saja bahkan tentunya tanpa sebuah dugaan. Terima Kasih
telah membaca J

Komentar
Posting Komentar